Skip to main content
Si Ipung

follow us

Segera berlangganan !! Akan hadir video dan tutorial menarik dari siipung.com dengan cara Subscribe ke youtube, klik Siipung Channel

×

Pengertian buku digital (E-book) dan Cara membuat buku digital

Pengertian buku digital atau ebook adalah pengganti buku cetak masa kini - Pada era digital seperti sekarang ini, rasanya tidak mungkin ada yang tidak mengetahui apa itu ebook atau tidak pernah menggunakannya sama sekali.

Apalagi saat ini, pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi banyak menggunakan buku digital untuk kepentingan pembelajaran.

Sebenarnya, bagaimana sih sejarah buku digital itu dan bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan buku digital secara gratis? Yuk kita simak selengkapnya dalam artikel siipung.com tentang buku digital kali ini.


Pengertian buku digital - Apa buku digital Itu?

Pengertian buku digital - Dalam bahasa Indonesia, e-book atau electronic book disebut juga dengan buku elektronik atau juga buku digital.

Umumnya, buku adalah kumpulan kertas yang dijilid, tetapi buku digital tidak berbentuk fisik, melainkan berbentuk digital. Dibandingkan dengan buku biasa, buku digital lebih diminati karena ukurannya yang lebih kecil dan dapat dibawa ke mana saja.

Jika kita memerlukan tas besar untuk membawa sepuluh buku setebal duaratus halaman, kita hanya memerlukan gadget saja untuk menyimpan puluhan hingga ratusan buku digital atau e-book.

Hal ini merupakan salah satu kelebihan buku digital yang membuat para pelajar dan mahasiswa lebih suka mencari literatur berbentuk buku digital daripada literatur fisik di perpustakaan.

Selain itu, buku berbentuk digital juga lebih mudah ditransfer, sehingga lebih murah dan tidak memerlukan banyak biaya.

Saat ini, ada banyak format buku digital yang populer, misalnya adalah format pdf yang digunakan untuk mempublikasikan tugas akhir mahasiswa yang tersimpan dalam repositori suatu universitas tertentu.


Pengertian buku digital menurut para ahli

1. Pengertian buku digital menurut Danang, 2009: Buku digital adalah adalah sebuah versi elektronik dari sebuah buku tercetak yang dapat dibaca pada sebuah personal komputer atau alat lain yang didesain khusus untuk membaca e-book.

2. Pengertian buku digital menurut Putu Laxman Pendit, 2008 : Buku Digital adalah buku cetak yang di ubah bentuk menjadi elektronik untuk dibaca di layar monitor.

3. Pengertian buku digital menurut Whalts.com : Buku digital adalah versi elektronik dari buku cetak tradisional yang dapat dibaca dengan menggunakan komputer pribadi atau dengan menggunakan pembaca buku digital.

4. Pengertian buku digital menurut Oxforddictionaries.com : Buku digital adalah versi elektronik dari buku cetak yang bisa dibaca di komputer atau perangkat genggam yang dirancang khusus untuk tujuan ini.


Sejarah buku digital

Dari pengertian buku digital selanjutnya kita bahas sejarah buku digital. Sejarah buku digital mungkin lebih panjang dari yang kamu bayangkan. Perjalanan buku digital hingga menjadi seperti sekarang ini dimulai dari tahun 1971, ketika Project Gutenberg membuat program untuk mendigitalisasikan buku dari bentuk fisik ke dalam bentuk digital untuk melestarikan literatur-literatur kuno.

Pada tahun 1971, seorang mahasiswa Universitas Illinois bernama Michael Hart mendapat akses komputer dengan waktu yang tak terbatas di Material Research Lab, karena sahabat kakak laki-lakinya adalah operator komputer Xerox tersebut. Pada saat itu, komputer lebih sering digunakan untuk memproses data, dan juga terkoneksikan pada ARPAnet, yang sekarang kita kenal dengan internet.

Kemudian Hart mendapatkan kopian Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat dari sebuah toko. Ia kemudian mengetik ulang deklarasi tersebut di komputer dan mengunggahnya ke ARPAnet. File yang dibuatnya dapat didownload dan kemudian didownload oleh 6 orang. Pada saat itulah, buku digital pertama di dunia lahir.

Sejak saat itu, Hart membuat banyak teks tersedia dalam bentuk digital, seperti misalnya Kontitusi Amerika Serikat, Injil, dan lain-lain. Lalu, Michael Hart pun memulai Project Gutenberg pada tahun yang sama. Project Gutenberg merupakan proyek sukarela untuk mendigitalisasi teks dan menyimpannya dalam perpustakaan digital.

Bisa dibilang Project Gutenberg ini merupakan perpustkaan digital yang tertua. Hingga Juni 2018 lalu, tercatat ada lebih dari 57.000 buku digital gratis yang tersedia dalam Project Gutenberg.

Menyusul Project Gutenberg, pada tahun 1987, kreator game komputer East GATE System mempublikasikan karya fiksi hyper text pertama mereka berjudul Afternoon, yang ditulis oleh Michael Joyce. Hyper text ini diperjualbelikan secara bebas dalam bentuk floppy disk.

Buku ini merupakan demo dari program online bernama Story Space yang bisa digunakan untuk membuat, mengedit, dan membaca fiksi hypertext.

Pada tahun 1993, BiblioBytes meluncurkan website untuk menjual buku digital untuk pertama kalinya di dunia. Langkah ini kemudian disusul oleh penerbit asal Amerika Serikat bernama Simon & Schuster, yang kemudian membuat imprin penerbit digital yang menjual buku-buku digital.

Sekarang, buku digital sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perkembangan informasi dan literasi digital. Bahkan dulu Dick Brass dari Microsoft sempat memprediksikan di 2018, 90% buku akan dijual dalam bentuk buku digital . Bagaimana menurut kamu?


Karakteristik buku digital

Fitur dan karakteristik dari sebuah buku digital bisa jadi berbeda-beda tergantung pada penerbit dan formatnya, tetapi pada umumnya buku digital memiliki karakteristik seperti di bawah ini.

  1. Berisi teks beserta gambar atau ilustrasi dari buku cetak
  2. Memiliki table of content yang ketika diklik akan mengantarkan kamu ke bab atau bagian tertentu
  3. Biasanya kita bisa mencari teks atau kata tertentu di buku digital
  4. Kita bisa membookmark halaman-halaman tertentu dalam buku digital
  5. Kita bisa menambahkan highlight atau catatan ke dalam buku digital
  6. buku digital dapat di-zoom in dan di-zoom out
  7. buku digital dapat dilihat secara offline
  8. Biasanya kita dapat mengklik link yang ada dalam buku digital yang kemudian bisa mengarahkan kita kepada situs atau membuka media tertentu seperti video

Karakteristik-karakteristik di atas bukanlah karakteristik mutlak, tetapi hampir semua buku digital memiliki karakteristik seperti di atas. Ada pula yang memiliki karakteristik lainnya, seperti buku digital yang dapat diprint atau tidak dapat diprint.


Manfaat buku digital

Saat ini, buku digital memiliki fungsi yang cukup beragam. Dari pengertian buku digital telah bisa ambil kesimpulan manffat buku digital. Mulai dari sarana pembelajaran hingga untuk media hiburan dan bisnis.

Dengan adanya buku digital, proses pembelajaran menjadi lebih mudah dilakukan. Selain itu, guru atau dosen juga lebih mudah membagikan materi atau memberikan tugas tertentu kepada muridnya.

Pembelajaran secara online menjadi mungkin dilakukan. Guru pun dapat tetap memberikan materi meskipun tidak dapat hadir di kelas. Selain itu, buku-buku teori pun banyak tersedia dalam bentuk buku digital berkat Project Gutenberg, sehingga penelitian pun lebih mudah dilakukan.


Kelebihan buku digital dan Kekurangan buku digital Dibanding Buku Cetak

Dilihat dari ukuran dan kepraktisannya, buku digital memang lebih mudah digunakan daripada buku cetak. buku digital tidak terbatas pada ruang seperti halnya buku cetak.

Selama kita masih memiliki memori yang cukup pada perangkat kita, kita bisa menyimpan buku digital sebanyak apapun yang kita mau. Selain itu biayanya pun lebih murah dibandingkan dengan buku biasa.

Jika buku cetak bisa rusak ketika terkena air atau terbakar, buku cetak tidak dapat dipulihkan kembali. Akan tetapi, buku digital dapat diback-up dan direcover ketika rusak atau hilang tanpa perlu membeli buku digital yang baru lagi.

Di sisi lain,buku digital juga memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya adalah isu privasi yang mungkin bisa terlanggar. Misalnya, ketika kita membaca buku digital melalui Amazon, kita memberitahu Amazon buku apa yang sedang kita baca, sampai halaman berapa kita membaca, dan seberapa lama kita membacanya.

Selain itu, buku digital juga lebih rawan terhadap pembajakan daripada buku cetak, karena biaya pembajakannnya jauh lebih murah dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk membajak buku cetak.


Software untuk Membuat buku digital

Ingin membuat buku digital kamu sendiri? Kamu bisa memanfaatkan perangkat lunak yang akan kita ulas berikut ini. Yuk kita simak.

1. Calibre
Aplikasi software ini merupakan pembuat buku digital gratis dan bisa digunakan dalam sistem operasi Windows, Linux, dan iOS. Software ini memiliki berbagai fitur lanjutan yang kamu perlukan untuk membuat buku digital kamu lebih menarik.

Calibre juga bisa digunakan untuk mengkonversi berbagai format buku digital . Mulai dari yang tidak populer seperti azw, zaw3, cbz, cbr, cbc, chm, dan lain sebagainya hingga format-format yang populer seperti epub,docx, pdf, txt, rtf, dan lain-lain.

Selain itu, kamu juga bisa membuat kover buku digital kamu sendiri dan membuat daftar isi dengan software ini. Ketika buku digital kamu sudah jadi pun, kamu tidak memerlukan aplikasi pembaca buku digital lagi karena Calibre juga bisa berfungsi sebagai pembaca buku digital .

2. Sigil
Sigil merupakan aplikasi pembuat buku digital gratis yang bisa dioperasikan dengan Windows dan iOS. Hampir sama dengan Calibre, Sigil ini juga bisa digunakan untukmenambahkan kover, daftar isi, dan indeks.

Asyiknya lagi, Sigil juga bisa digunakan untuk menambahkan format teks seperti super script dan lain sebagainya, serta menambahkan audio, video, gambar, hyperlink, dan lain-lain. Salah satu fiturnya yang cukup menarik adalah spell checker. Sayangnya, input yang didukung hanya html dan epub, sedangkan outputnya adalah berupa epub.

Selain dua aplikasi pembuat buku digital di atas, masih ada banyak lagi aplikasi pembuat buku digital yang lainnya, seperti Mobipocket Creator, ePUBee Maker, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa menggunakan online ebook converter atau online ebook maker.


Software untuk Membuka buku digital

Saat ini, terdapat banyak software pembuka buku digital yang bisa kamu install baik di komputer kamu ataupun di perangkat lainnya. Berikut adalah beberapa software pembuka buku digital yang terbaik untuk Windows.

1. Adobe Acrobat Reader
Adobe Reader ini merupakan e-book reader yang paling populer. Aplikasi ini bisa digunakan untuk membaca buku digital dengan format pdf. Sekarang, Adobe Reader tersedia 27 bahasa dan dapat diinstal di Windows, macOS, Android , dan iOS.

2. Foxit Reader
Pembaca buku digital yang satu ini merupakan pembaca buku digital terkenal kedua setelah Adobe Acrobat Reader. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melihat, mengedit, dan mencetak file-file berbentuk PDF. Bisa dibilang, Foxit Reader merupakan alternatif yang cukup bagus untuk Adobe Reader.

3. Nitro PDF Reader
Dibandingkan Adobe dan Foxit, Nitro memiliki beberapa fitur yang lebih unggul. Misalnya adalah QuickSign yang bisa kamu gunakan untuk membubuhkan tanda tangan ke file PDF dan juga converter yang bisa kamu gunakan untuk mengubah PDF ke doc atau txt. Keren ya.

Lihat juga : contoh software dan jenis software


Format - Format buku digital

Seperti yang sudah sempat disinggung di bagian-bagian sebelumnya, buku digital memiliki berbagai macam format. Berikut adalah format-format yang sering digunakan. Yuk kita simak.

1. PDF (Portable Document Format)
Format buku digital yang satu ini dibuat oleh Adobe. Format ini merupakan salah satu format yang paling umum karena software pembukanya dapat diinstal di berbagai perangkat, mulai dari komputer hingga tablet dan smartphone.

2. EPUB (Electronic Publication)
EPUB adalah format file buku digital yang menggunakan ekstensi file ".epub" . Istilah ini singkat untuk publikasi elektronik dan kadang-kadang bergaya ePub .

EPUB didukung oleh banyak pembaca elektronik , dan perangkat lunak yang kompatibel tersedia untuk sebagian besar ponsel cerdas, tablet, dan komputer. EPUB adalah standar teknis yang diterbitkan oleh International Digital Publishing Forum (IDPF). Ini menjadi standar resmi IDPF pada September 2007, menggantikan standar Open buku digital yang lama

3. KF8 (Kindle Fire)
Format yang satu ini hampir mirip dengan epub tetapi kf8 ini dirancang untuk Kindle Fire keluaran Amazon.

4. MOBI
Format ini merupakan format yang digunakan untuk aplikasi MobiPocket. Aplikasi ini dapat diinstal di smartphone dan Windows. Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mengkonversikan format buku digital ke dalam format lainnya.

5. PDB (Palm File Database)

6. CHM

7. XML, dan lain-lain.


Device populer untuk membaca buku digital

Saat ini ada banyak buku digital reader yang beredar di pasaran. Namun, e-book reader berikut ini adalah yang paling terkenal. Yuk kita lihat.

1. Amazon Kindle
Kindle adalah e-book reader yang memungkinkan penggunanya untuk mencari, membeli, mendownload, dan membaca buku digital , koran, majalah, dan berbagai media digital lainnya. E-reader ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2007 dan mendukung berbagai macam format, seperti azw, azw3, kf8, non-drm mobi, pdf, prc, dan txt.

2.Barnes & Noble Nook (Nook Tablet)
E-reader ini pertama kali diluncurkan dua tahun setelah peluncuran Kindle yang pertama di Amerika Serikat. Secara umum, Nook memiliki fitur-fitur seperti wifi,kapasitas yang berkisar antara 2 hingga 32 GB, dan micro SD card. Sekarang, Nook juga bekerja sama dengan Samsung dan meluncurkan tablet Samsung Galaxy Nook. Format yang digunakan oleh Nook adalah epub dan pdf.

3. Apple Ipad
Seperti yang kita tahu Ipad merupakan komputer tablet yang diluncurkan oleh Apple. Ada beberapa format buku digital yang didukung oleh Ipad, antara lain epub, pdf, dan iba, yaitu buku digital multitouch yang dibuat dengan iBook.

4. Sony Reader
Sony Reader merupakan e-book reader yang dibuat oleh Sony dan merupakan e-reader pertama yang diluncurkan pada tahun 2004. Perangkat ini menggunakan electronic paper display yang dikembangkan oleh E Ink Corporation. Sonny Reader dapat membaca buku digital dengan format epub, pdf, txt, rtf, doc, dan bbeb.

5. Kobo eReader
Kobo adalah salah satu perusahaan penjual buku digital tersebesar di dunia seperti Amazon. Perusahaan ini berbasis di Kanada dan meluncurkan e-reader pertama kalinya pada Mei 2010. Pada saat itu, Kobo eReader dilabeli sebagai alternatif dari e-reader mahal yang tidak bisa dijangkau oleh semua kalangan. Kobo eReader dapat membaca buku dengan format epub, pdf, txt, rtf, html, cbr (komik), dan cbz (komik).


Cara Membuat buku digital

Cara membuat buku digital cukup mudah. Saat ini, semua orang sudah bisa membuat buku digital . Sederhananya, kita cukup menyimpan ulang file word menjadi pdf atau mengubah tulisan kita menjadi buku digital dengan pdf converter atau converter lain yang tersedia di Internet.

Berikut adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika membuat buku digital .

  1. Buatlah konten buku digital kamu dengan aplikasi seperti Ms. Word atau aplikasi lainnya.
  2. Atur layout buku digital kamu semenarik mungkin dan tambahkan cover.
  3. Lalu save as pdf.

Selain menggunakan cara di atas, kamu juga bisa menggunakan aplikasi-aplikasi gratisan seperti Calibre, Mobi Pocket Creator, ePUBee Maker, dan lain-lain untuk membuat buku digital dengan berbagai format seperti azw, epub, txt, mobi, dan lain sebagainya.


Membuka buku digital di Berbagai Perangkat

Seperti yang kita tahu, buku digital sekarang dapat dibuka di berbagai perangkat, mulai dari komputer, tablet, dan lain-lain dengan aplikasi bawaan seperti adobe acrobat atau dengan program-program gratis seperti Calibre.


Contoh buku digital

Contoh buku digital sudah banyak kita jumpai, dan mungkin juga kita sudah pernah membuatnya.
buku digital seringkali kita jumpai dalam bentuk :

  1. E-book tutorial
  2. E-book novel
  3. E-book pelajaran

Market Share

Market share buku digital berbeda-beda tergantung pada negaranya. Di Amerika Serikat sendiri pada tahun 2016, Amazon memegang lebih dari 80% buku digital yang ada di Amerika Serikat. Sementara di Kanada, Kobo lebih terkenal daripada Amazon.

Di Inggris, buku digital sempat sangat populer dan memiliki market share sebanyak 20 hingga 30 % dari tahun 2012 hingga 2014 menurut Nielsen Book Research. Tetapi jumlah ini menyusut menjadi 29% di tahun 2015.


Public Domain Book

Public domain book adalah istilah untuk buku-buku dengan copyright yang sudah expired, sehingga buku-buku tersebut dapat dicopy, diedit, dan dijual sebebas mungkin tanpa batasan.

Di Amerika Serikat sendiri, contohnya adalah buku-buku yang dipublikasikan sebelum tahun 1920an. Lalu di Jepang, contohnya adalah buku-buku yang sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Biasanya buku-buku ini dapat didownload secara gratis dalam website-website tertentu. Formatnya pun beragam.

Namun, format yang paling umum adalah pdf, txt, dan epub. Dengan adanya public domain book ini, banyak pihak yang menjadi terbantu, seperti misalnya para pelajar, mahasiswa, dan peneliti yang memerlukan referensi untuk penelitian mereka.


Buku digital dalam Bisnis Publikasi

Kalau kamu ingin membeli buku digital , kamu dapat membelinya di Amazon Kindle, Kobo, Blurb, Payhip, atau bahkan situs-situs jual beli buku yang terkenal di Indonesia seperti Gramedia, Mangamon, dan lain-lain.

Selain itu, kamu juga bisa membuat buku digital kamu sendiri dan menjualnya dalam situs-situs penjualan buku digital seperti Getscoop. Menerbitkan buku dalam bentuk digital tentu saja lebih mudah karena produksinya cepat, nyaris tanpa biaya, dan tidak perlu lagi memikirkan urusan stok.

Nah, itulah sekilas informasi yang perlu kamu ketahui mengenai pengertian buku digital. Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu jadi tertarik untuk membuat buku digital sendiri dan mendistribusikannya dalam situs jual beli buku digital ?

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar