Skip to main content
Si Ipung

follow us

Streaming adalah - Syarat Streaming Sejarah dan Fungsinya

Streaming adalah - Akhir-akhir ini istilah streaming sering sekali kita dengar, tapi apakah kita semua sudah memahami dengan benar terkait dengan istilah tersebut?, simak artikel ini sampai habis, siipung.com akan membahasnya sangat lengkap

Streaming adalah salah satu jenis teknologi yang dapat memainkan sebuah file audio atau bahkan file video secara langsung atau dengan menggunakan prerecord.


Streaming adalah

Streaming adalah kata yang diambil dari bahasa inggris yang terdiri atas dua kata, yaitu stream dan V-ing. Stream mempunyai arti aliran dan penambahan V-ing bermakana sebagai aktivitas atau proses.

Dengan demikian, secara harfiah streaming dapat diartikan sebagai aktivitas/ proses mengalirkan. Sedangkan dalam dunia multimedia , streaming diartikan sebagai proses, kegiatan, atau aktivitas mentransfer data secara terus-menerus dari penyedia (server) kepada penerima (client) melalui saluran atau jaringan internet.

Terdapat dua jenis streaming, yakni streaming audio dan streaming video. Streaming audio adalah proses penyampaian data berupa audio (suara) dari server ke client melalui jaringan internet tanpa perlu menyimpan data tersebut.

Begitu juga dengan streaming video, yaitu aktivitas transfer data berupa video (gambar bergerak dan suara) dari server ke client dengan menggunakan saluran internet tanpa perlu ada penyimpanan data.

Pada saat streaming, baik video maupun audio akan berupa sebuah buffer (penyangga) dan buffer tersebut akan terus-menerus melakukan buffering (penyanggaan) selama aktivitas streaming berlangsung. Dengan demikin video ataupun audio akan berputar sejalan hingga seluruh data buffering penuh.


Sejarah Streaming

Dewasa ini aktivitas streaming semakin mudah untuk ditemui maupun diakses, mulai dari acara infotainment hingga lifecasting yang dilakukan oleh pribadi. Kemudahan streaming yang terjadi saat ini dikarenakan kemajuan teknologi yang sedemikian pesat dan pengembangan secara terus-menerus oleh para pakar teknologi.

Aktivitas streaming berupa lifecasting dilakukan pertama kali oleh Steve Mann pada tahun 1994. Kala itu dia merekam seluruh kegiatannya selama tujuh hari tanpa henti dengan berbekal kamera yang dilekatkan di tubuhnya.

Setelah proses perekaman selama tujuh hari selesai, Steve Mann menyusun rekaman tersebut secara urut dan kemudian menyiarkan di situs web miliknya. Dari hasil penanyangan aktivitas pribadinya membuat situs web Steve Mann banyak dikunjungi dan menjadi terkenal. Hingga pada tahun 1998 Steve Mann akhirnya membuat sebuah komunitas lifecaster yang memiliki ribuan pengikut.

Seiring berjalannya waktu, jejak dari Steve Mann tersebut semakin banyak ditiru oleh orang lain hingga akhirnya pada tahun 2003 tercetuslah konsep web 2.0 oleh O’Reilly Media, salah satu perusahaan media di Amerika Serikat. Konsep web inilah yang pada akhirnya membuat beragam layanan internet bermunculan, diantaranya ialah televisi internet.


Fungsi Streaming

Streaming memiliki fungsi untuk menyampaikan suatu data atau file berupa video maupun audio secara langsung tanpa harus takut kehabisan ruang penyimpanan terhadap PC atau handphone. Ada beragam jenis konten yang bisa diakses melalui streaming, mulai dari yang bersifat hiburan, pengetahuan, hingga berita atau peristiwa yang terjadi di sekitar.

Selain itu kelebihan dari streaming adalah pengguna dapat bebas memilih konten sesuai dengan keinginan atau kebutuhannya masing-masing dengan mengakses platform streaming yang sudah banyak tersedia.


Syarat Streaming

Apabila ingin melakukan aktivitas streaming maka ada beberapa hal yang harus dilengkapi.

Adapun syarat untuk melakukan streaming adalah, pertama, adanya koneksi internet yang berfungsi sebagai penghubung antara pengirim file atau data (server ) dengan penerima file atau data (client).

Syarat kedua adalah adanya media atau alat untuk mengirim ataupun menerima data atau file streaming, misalnya handphone, laptop, dan lain sebagainya.

Ketiga, adanya perangkat lunak pendukung kegiatan streaming, seperti misalnya browser internet, aplikasi streaming untuk smartphone, dan lain sebagainya. Jika ketiga syarat tersebut sudah dilengkapi maka aktivitas streaming sudah dapat dimulai.

Baca tentang buffering  biar streaming kalian lancar

Kecepatan Internet untuk streaming

Kecepatan internet merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada lancar atau tidaknya aktivitas streaming. Selain itu, kualitas audio atau pixel pada video yang dipilih untuk streaming juga harus diperhatikan.

Hal tersebut guna menghindari terhambat atau bahkan tak berjalannya proses buffering pada audio atau video yang dipilih untuk streaming.

Berikut adalah gambaran mengenai ketepatan penggunaan ukuran pixel dengan kecepatan internet yang dapat dijadikan referensi ketika hendak melakukan streaming video.


  • Untuk kualitas pixel 1080p (60fps) membutuhkan kecepatan internet antara 4 Mbps hingga 9 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 1080p membutuhkan kecepatan internet antara 3 Mbps hingga 9 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 720p (60fps) membutuhkan kecepatan internet antara 2 Mbps hingga 6 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 720p membutuhkan kecepatan internet antara 1 Mbps hingga 4 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 480p membutuhkan kecepatan internet antara 0,5 Mbps hingga 2 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 360p membutuhkan kecepatan internet antara 0,5 Mbps hingga 1 Mbps.
  • Untuk kualitas pixel 240p membutuhkan kecepatan internet antara 0,2 Mbps hingga 0,5 Mbps.

Cara streaming

Dalam melakukan kegiatan streaming dapat dibedakan menjadi 3 macam dan masing-masing mempunyai cara yang berbeda, yakni, dari sisi penyedia (server), pengguna (client), dan live streaming (realtime atau langsung).

Jika pelaku streaming adalah sebagai penyedia maka pertama-tama adalah memastikan adanya jaringan internet dengan kecepatan yang sebanding dengan ukuran atau pixel yang akan ditayangkan (lihat pada referensi diatas).

Kemudian lakukan konfigurasi dengan perangkat lunak (software atau aplikasi streaming) untuk penyiaran. Setelah semuanya sudah siap maka aktivitas streaming dapat langsung dijalankan.

Selanjutnya cara melakukan streaming dari sisi pengguna (client). Tak berbeda dengan penyedia (server), pengguna (client) juga harus memastikan kesesuaian antara kualitas file yang menjadi obyek streaming dengan kecepatan internet yang dimiliki.

Apabila kualitas pixel dan kecepetan internet sudah sesuai, kemudian jalankan software atau aplikasi streaming, lalu konten audio atau video yang ingin didengar atau ditonton, dan dengan begitu kegiatan streaming dari sisi pengguna telah berjalan.

Kemudian yang terakhir adalah live streaming. Live streaming ini merupakan penayangan secara langsung atau realtime baik dilakukan satu arah ataupun dua arah. Adapun cara untuk melakukan live streaming adalah dengan memastikan kecepatan internet dengan kualitas pixel sama seperti diatas, kemudian buka aplikasi atau software yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan live streaming.

Yang harus menjadi catatan adalah, meskipun ini adalah penyiaran secara langsung tentu terdapat selisih beberapa detik dan terkadang juga mengalami jeda buffering dikarenakan kestabilan kecepatan internet baik dari penyedia (server) maupun penggunanya (client). Kegiatan live streaming kini sudah sering ditemukan diberbagai platform penyedia streaming.


Platform streaming

Penyedia perangkat lunak untuk streaming sudah cukup banyak tersedia di internet dan dapat dipilih sesuai kebutuhan. Berikut adalah dua platform populer yang sering digunakan untuk live streaming. Pertama adalah youtube live. Platform ini gratis bagi seluruh pengguna google dan youtube.

Keunggulan dari youtube live adalah mudah dijalankan karena konfigurasi yang sederhana dan dapat melakukan siaran langsung sebanyak 10 orang bersamaan sekaligus. Selain itu youtube live juga memungkinkan penonton untuk menanggapi melalui komentar dan memiliki potensi untuk ditonton oleh banyak orang melalui link-link yang ditautkan.

Kedua adalah facebook live. Platform ini sangat mudah digunakan dan memiliki beragam fitur, antara lain memilih pemirsa, mengizinkan adanya komentar meskipun streaming telah selesai dilakukan, dan mengetahui berapa yang menonton di berbagai lokasi.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, belakangan ini mulai ada beberapa platform penyedia streaming yang bisa diunduh melalui play store untuk Android , serta App Store untuk pengguna iOS. Platform penyedia streaming ini juga dikenal lebih ramah ketika digunakan, pasalnya bisa langsung bisa terknoneksi dengan perangkat mobie.

Cube TV merupakan salah satu platform penyedia streaming yang bisa digunakan untuk perangkat Android serta iOS. Jika sebelumnya, Anda pernah mengenal yang namanya Bigo Live, nah Cube TV juga berasal dari penyedia developer yang sama.

Cube TV hadir di pertengahan bulan Mei 2018, adapun pasar yang sengaja disasar yaitu para gamer tanah air. Pihak penyedia menyebutkan jika aplikasi ini hadir dengan beberapa kelebihan, terutama di bagian sisi latensinya. Cube TV di klaim memiliki latensi yang cukup rendah daripada jenis platform streaming lain.

Keberadaan tingkat latensi yang rendah ini tentunya menghadirkan kelebihan tersendiri, dimana proses penyampaian serta penerimaan video akan semakin bagus dan menghadilkan gambar berkualitas tinggi.

Dari Cube TV, mari kita beralih ke Nimo TV. TV streaming ini bisa dikatakan hadir bersamaan dengan Cube TV. Nimo TV berasal dari China. Di negei Tiongkok platform streaming ini sudah menjadi salah satu platform streaming yang cukup besar. Data menyebutkan jika Nimo TV memiliki pengguna aktif lebuh dari 8 juta.

Sama seperti platforms streaming lain, Nimo TV juga memiliki kelebihan tersendiri. Terkait dengan kelebihannya, yaitu cara pendaftran yang sangat mudah serta akses yang sederhana. Cukup dengan melakukan beberapa tahap saja, maka Anda sudab bisa menjadi seorang streamer.

Platform penyedia streaming berikutnya didanai langsung oleh pihak Google. Terkait dengan pengembangan aplikasinya, dikembangkan oleh perusahaan yang berasal dari Hong Kong yaitu Skyfield Holding Limited. Jika platform sebelumnya bisa juga digunakan untuk iOS, maka Game Ly ini hanya bisa digunakan oleh para pengguna Andoid saja.

Terdapat beberapa alasan kenapa belum memberikan akses untuk pengguna iOS, yaitu karena platform ini dinilai cukup komplek. Jika Anda menggunakan Game Ly untuk streaming, maka Anda bisa mengoneksikan langsung dengan PC dan melakukan aktivitas editing seperti yang sering kita temui saat ini. Terkait dengan hasilnya, jangan ditanya, aplikasi streaming mobile satu ini menghadirkan hasil yang berkualitas.


Perbedaan streaming dan download

Pada dasarnya streaming dan download adalah dua hal yang berfungsi untuk menampilkan suatu file atau data, baik audio maupun video. Namun keduanya tetap memiliki perbedaan yang berhubungan dengan penyimpanan data.

Streaming tidak memerlukan ruang penyimpanan ketika hendak mendengarkan audio maupun menonton video secara realtime dan hanya mengandalkan bandwith.

Sedangkan download merupakan kegiatan mengunduh, menyalin, atau menduplikasi suatu data dari penyedia (server) ke pengguna (client) yang membutuhkan ruang penyimpanan untuk meletakkan salinan atau duplikasi yang telah terunduh tersebut.

Ternyata, pembahasan mengenai streaming cukup luas. Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat kita semua dan jangan lupa bagikan artikel dari siipung.com

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar