Skip to main content
Si Ipung

follow us

Segera berlangganan !! Akan hadir video dan tutorial menarik dari siipung.com dengan cara Subscribe ke youtube, klik Siipung Channel

×

Fungsi floppy disk, media penyimpanan unik

Mengenal Fungsi Floppy Disk
Floppy disk atau dikenal dengan sebutan floppy, diskette, atau disk, merupakan jenis penyimpanan data yang termasuk dalam kategori media penyimpanan magnetik.

Disk ini umumnya memiliki bentuk tipis dan fleksibel, kemudian disegel dalam lapisan plastik persegi panjang yang kemudian dilapisi lagi dengan kain yang menjaga agar tidak terkena debu.


Perkembangan Model Floppy Disk

Untuk bisa memasukkan data pada disk ini, pengguna hanya bisa membaca dan menulis melalui floppy disk drive (FDD). Floppy disk, awalnya hanya terdiri dari ukuran 8-inci (203 mm), 5 1⁄4 inci (133 mm) dan juga 3 1⁄2 inci (90 mm). Hal ini merupakan bentuk media penyimpanan data dari pertengahan tahun 1970-an hingga tahun-tahun pertama abad ke-21.

Di tahun 2006, komputer masing jarang diproduksi dengan penginstalan floppy disk drive. Sehingga disk 3 1⁄2 inci (90 mm) dapat digunakan dengan drive USB eksternal, namun drive USB untuk 5 1⁄4 inci (133 mm), 8 inci (203 mm), dan disket non-standar masih sangat jarang ada. Format jenis ini umumnya ditangani oleh peralatan yang berumur tua.

Prevalensi disk dalam budaya abad ke-20an, masih banyak program elektronik serta perangkat lunak yang menggunakan disk untuk ikon penyimpanannya. Sedangkan floppy disk drive masih memiliki beberapa keterbatasan dalam penggunaannya, terutama pada komponen komputer yang lama.

Mereka sudah digantikan dengan media penyimpanan data yang berkapasitas jauh lebih besar, seperti contohnya USB flashdisk, flash storage card, harddisk eksternal portabel, cakram optik, cloud storage serta penyimpanan yang tersedia pada jaringan komputer.


Pengertian Floppy Disk

Floppy disk adalah perangkat yang berfungsi sebagai media penyimpanan data atau sebuah file yang tren di tahun 1990-an.

Namun, saat ini alat ini kurang begitu diminati lagi karena banyaknya media yang memiliki ukuran penyimpanan lebih besar.

Saat itu fungsi floppy disk ini menjadi sebuah alat yang sangat membantu para pengguna komputer, dimana mereka dapat menyimpan data atau file yang sangat penting dari komputer.

Ukuran memori atau ruang dari disk ini hanya sebesar 1.44 MB saja, dimana saat itu disk ini memiliki fungsi untuk menyimpan data berupa dokumen maupun gambar. Disk ini bersifat read only, sehingga ketika file sudah dimasukkan ke dalam disk maka pengguna tak bisa lagi mengedit ataupun menghapusnya.

Untuk menggunakan disk ini juga sangatlah mudah, dimana anda hanya perlu memasukkan disk ini kedalam slot komputer. Letaknya di bagian depan dari komputer anda, biasanya terdapat tulisan floppy drive dan terdapat penutupnya pada slot tersebut.

Floppy drive adalah alat untuk menahan, memutar, membaca dan juga menulis data komputer ke floppy. Floppy ini umumnya berada di bagian atas kumparan, dengan mekanismenya yakni head sebagai alat untuk membaca dan menulis data ke disket.

Ketika disket sudah berputar di dalam plastik pelindungnya, head pembaca dan penulis akan bergerak maju mundur di area akses data pada disket. Ketika disket di posisikan secara tepat di dalam drive, penutupnya yang dibuat dari logam akan menutup akses data areanya. Lampu pada area akses akan menyala, ketika disket sedang bekerja untuk membaca data.

Apabila pemakaian disket sudah selesai, disket tersebut bisa dikeluarkan dengan cara menekan tombol yang terletak di samping drive. Sangat dianjurkan untuk mengeluarkan disket ketika lampu pada drive sudah mati, sehingga file disket tidak rusak dan file aman.

Agar anda semakin jelas mengenai perjalanan disk ini, berikut akan kami bagikan sejarah singkat dari awal kemunculan disk ini.


Sejarah Floppy Disk

Floppy Disk ini muncul dan mulai dikenal orang pada tahun 1969, dimana ukuran pertama disk ini sebesar 8 inchi dengan kapasitas memori yang masih minim. Daya tampung disk ini hanya sebesar 79,9 KB saja, tentu ukuran itu untuk saat ini sangatlah kecil.

Kemudian di tahun 1976, mulailah dilakukan pengembangan untuk memberikan kapasitas tampung yang lebih besar. Pada tahun ini, disk ini muncul dengan ukuran yang lebih kecil 5 1/4 inci dengan daya tampung 110 KB dan juga 360 KB. Di era ini, disket sudah bisa dilakukan pengeditan data ataupun peghapusan data.

Kemudian dilanjutkan pada tahun 1982, dimana disket sudah tersedia dalam ukuran 3 1/2 inchi. Di awal kemunculannya, disket ini hanya mampu menyimpan data sebesar 264 KB saja. Kemudian pengembangan disk ini terus dilakukan, hingga akhirnya muncullah disket dengan kemampuan penyimpanan sebesar 200 MB. Dengan perkembangan tersebut, fungsi floppy disk semakin banyak digunakan oleh masyarakat.

Puncak kepopuleran disk ini terjadi pada tahun 1990-an, dimana fungsi floppy disk ini hadir dengan kapasitas memori sebesar 200 MB dengan ukuran disk 3 1/2 inchi. Dengan ukurannya yang kecil, disk ini menjadi favorit pengguna komputer untuk menyimpan data dengan ukuran yang cukup besar.

Di tahun 1990 an ini pula, keberadaan disket yang berukuran 5 1/4 mulai menghilang hingga akhirnya lenyap. Kemudian digantikan oleh ukuran 3 1/2 inchi, dan kala itu ukuran ini sangat dominan untuk digunakan masyarakat dalam menyimpan file.


Fungsi Floppy Disk

Floppy disk atau juga dikenal dengan nama cakram floppy ini memiliki daya tampung yang terbatas, dimana daya tampungnya hanya sebesar 1.44 MB saja.

Data yang sudah disimpan dalam disk juga bisa diakses melalui komputer lain, tujuannya untuk menyimpan data pada floppy yang selanjutnya diakses melalui komputer lainnya.

Selain itu, fungsi floppy disk ini juga banyak dimanfaatkan untuk menyimpan data atau melakukan back up data agar aman. Sehingga ketika komputer mengalami kerusakan atau terkena virus, yang menyebabkan data yang di komputer hilang semua namun data tetap aman karena sudah di backup di disk.

Dibawah ini akan siipung.com berikan beberapa fungsi utama dari floppy disk.


Fungsi Floppy Disk :

1. Floppy disk sebagai media file transfer

Fungsi floppy disk yang pertama sebagai media transfer data. Pada masanya Floppy disk 3,5-inci adalah standar universal untuk transfer file antar komputer. Utilitas kompresi memungkinkan ukuran file mengecil, yang memfasilitasi transfer informasi dari satu komputer ke komputer lain.

Karena floppy disk drive 3,5 inci distandarisasi, data dapat ditransfer secara efisien dan andal. Karena efisiensi dan popularitasnya, teknologi ini juga dimasukkan ke dalam sistem berbasis Apple dan UNIX, memungkinkan transfer file antara berbagai platform.

2. Floppy disk sebagai media penyimpanan data

Floppy disk digunakan untuk menyimpan data dan membuat cadangan informasi penting, merupakan salah satu dari fungsi floppy disk yang sangat penting. Merekam data ke dalam disk dan menyimpan disk itu, pada saat itu, merupakan cara terbaik untuk menyimpan informasi.

Media ini dianggap efisien karena kapasitasnya yang relatif lebih besar yaitu 1,44 MB dan kompatibilitas lintas platformnya.

3. Distribusi perangkat lunak dan driver

Salah satu fungsi terpenting floppy disk 3,5 inci adalah distribusi program dan layanan seperti pembaruan perangkat lunak dan driver dari pengembang ke pelanggan. Sebelum ukuran perangkat lunak menjadi terlalu besar, mereka dipasang dari floppy disk.

Namun, meskipun driver modern untuk beberapa komponen perangkat keras mungkin masih muat pada floppy disk, mediumnya menjadi tidak praktis karena kemudahan komparatif mengunduh driver dari Internet.

Setelah mengetahui fungsi floppy disk dan pengertian floppy disk ini, ada baiknya bila anda juga mengetahui komponen apa saja yang ada dalam floppy ini. Berikut ini penjelasan akan komponen yang ada dalam disket ini.


Bagian-Bagian Floppy Disk

Komponen floppy disk terbuat dari sebuah lempengan plastik yang berbentuk lingkaran, dimana pada permukaannya dilapisi dengan magnet sebagai tempat penyimpanan guratan data. Untuk memastikan keberadaan data aman, disket ini dilindungi dengan karton yang berbentuk segi empat. Hal itulah yang membuat data selalu aman, meskipun disket sering mengalami jatuh atau benturan.

Sebelum anda memutuskan untuk membuka disket, pastikan anda memiliki peralatan untuk membukanya. Disini anda bisa menggunakan pisau untuk membantu proses pembukaan disket, dan pastinya disket itu sendiri. Setelah anda membukanya, berikut ini seluruh komponen yang ada di dalam disket ini.

  1. Write-Protectab
  2. Shutter
  3. Plastic Housting
  4. Paper Ring (Dua cincin kertas putih)
  5. Magnetic Disk
  6. Disk Sector
  7. Rana logam
  8. Spring
  9. Hub
  10. Kotak plastik hitam kecil dengan kaki (Petunjuk: ini terletak di salah satu sudut.)
  11. Tutup plastik kecil
  12. Dua kotak plastik yang menampung semua komponen tersebut

Bagaimana, apakah anda sudah jelas akan fungsi floppy disk ini? Bila menurut anda artikel ini berguna, anda bisa membagikan artikel ini pada rekan atau saudara anda. Dengan membagikan artikel ini, maka anda sudah ikut membantu orang yang membutuhkan untuk mendapatkan informasi mengenai disket ini.

Demikian artikel dari siipung.com kali ini, terimakasih sudah membaca artikel ini hingga tuntas. 

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar