Skip to main content
Si Ipung

follow us

Segera berlangganan !! Akan hadir video dan tutorial menarik dari siipung.com dengan cara Subscribe ke youtube, klik Siipung Channel

×

Perangkat output, contoh dan fungsi perangkat output

Mengenal Fungsi, Jenis dan Mekanisme Perangkat Output Komputer
Dalam sebuah personal komputer (PC), Anda pasti sudah memahami bahwa sistem tersebut tersusun atas beberapa bagian yang masing-masing memiliki fungsinya tersendiri.

Bagian komputer tersebut antara lain perangkat input, perangkat pemrosesan dan perangkat output.

Mungkin ada beberapa dari Anda yang belum begitu memahami tentang mekanisme kerja dari berbagai macam perangkat ini sehingga sistem komputer dapat bekerja sebagaimana mestinya. Perangkat input bertugas menerima masukan dari pengguna yang kemudian diolah oleh perangkat pemrosesan. Lantas apa itu alat output?


Pengertian Perangkat Output

Perangkat output dikenal juga dengan piranti keluaran yaitu komponen-komponen komputer yang yang berfungsi untuk menampilkan dan memperdengarkan data yang sudah diproses oleh prosesor komputer.


1. Pengertian Perangkat Output

Pengertian lain tentang perangkat output yaitu segala macam alat yang digunakan untuk mengirim data dari sebuah komputer ke komputer lain maupun ke pengguna. Pada umumnya, keluaran yang dihasilkan oleh komputer yang ditujukan untuk pengguna berupa audio dan video. Perangkat yang digunakan pun terdiri atas kedua kategori ini seperti monitor, speaker, printer dan sebagainya.


2. Pentingnya Perangkat Output

Dengan pengertian yang telah dijelaskan tersebut, tentu Anda dapat menyimpulkan bahwa perangkat ini sangat penting bagi sistem komputer Anda. Meskipun demikian, pada dasarnya proses komputasi bisa tetap berjalan tanpa output. Namun tanpa perangkat output, pengguna tidak bisa mengetahui bagaimana status proses komputasi yang dilakukan.

Dengan kata lain, tanpa adanya perangkat keluaran ini, Anda sebagai pengguna tidak bisa mengetahui apa yang sedang dikerjakan oleh komputer atau apakah ada kesalahan, atau apakah komputer membutuhkan data tambahan. Misalnya, Anda bisa saja mencabut sambungan monitor dari CPU. Sistem tetap berjalan, tapi tidak akan tertalu berguna untuk Anda.


Perbedaan Perangkat Output dan Perangkat Input

Baik itu perangkat input maupun perangkat output, keduanya sama-sama merupakan perangkat keras penyusun komputer. Namun keduanya dibuat dengan fungsi dan tujuan yang spesifik dan berbeda.


Perbedaan Fungsi Perangkat Output dan Fungsi Perangkat Input

Perangkat input memasukkan data dan informasi ke komputer untuk diproses, sementara perangkat output akan memperdengarkan dan memperlihatkan data dan informasi hasil pemrosesan.


Perbedaan Sumber Masukan

Selain itu, perangkat input hanya mampu memasukkan data ke sebuah komputer dan didapat dari pengguna. Sementara alat output menerima data keluaran dari perangkat proses saja. Dengan demikian, sumber data dari masing-masing perangkat sangatlah berbeda.


Perbedaan Kemampuan

Pada umumnya, piranti komputer berupa alat input atau output saja karena mereka hanya dapat menerima masukan dari pengguna atau data output yang dihasilkan komputer. Namun demikian, ada pula piranti yang dapat menerima input dan menampilkan keluaran berupa display. Piranti semacam ini disebut dengan perangkat I/O (input/output)


Fungsi Perangkat Output

Perangkat output memiliki fungsi untuk melakukan reproduksi data dan informasi yang didapat dari hasil proses yang dilakukan oleh komputer. Sementara hasil keluaran yang dibuat oleh komputer untuk pengguna manusia digolongkan menjadi 4 macam yaitu

  1. Huruf,
  2. Gambar,
  3. Suara, dan
  4. Video

Dalam gambar atau grafis ada dua jenis grafis loh, yuk baca

Hasil keluaran ini dipilih karena memang dapat ditangkap dengan mudah oleh indera manusia sehingga dapat dilihat, dibaca, didengar hingga akhirnya dipahami. Meskipun demikian ada pula hasil keluaran yang tidak dapat diterima secara langsung oleh manusia dan membutuhkan alat lain agar dapat ditinjau.

Dalam proses komputasi, perangkat input akan menampung berbagai macam informasi dan instruksi dari pengguna. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke prosesor dan diolah sebagaimana mestinya menggunakan firmware dan software yang sesuai. Selanjutnya, prosesor mengirim data olahan ke perangkat output agar dapat ditinjau, dilihat dan didengar oleh pengguna.

Alat-alat output pun menjadi sangat penting sebab ia berhubungan langsung dengan pengguna dan mempengaruhi pengalaman penggunaan komputer. Misalkan komputer Anda dapat menjalankan file video berkualitas tinggi, sementara monitor yang digunakan tidak mendukung resolusi HD maka pengalaman menonton pun menjadi tidak maksimal karena keterbatasan output.


Jenis Perangkat Output

Sebelumnya, Anda sudah membaca tentang fungsi perangkat output yang akan memudahkan Anda dalam memahami jenis-jenis piranti keluaran ini. Seperti yang dibahas sebelumnya, maka output yang akan diterima oleh pengguna dan perangkat komputer lain dapat diklasifikasikan menjadi

  • Karakter (huruf, angka maupun simbol khusus),
  • Grafis (baik gambar bergerak maupun statis),
  • Suara, dan
  • Format lain yang hanya bisa dibaca mesin.

Untuk 3 klasifikasi pertama merupakan output yang bisa ditinjau langsung oleh indera manusia, sementara format terakhir akan menjadi data yang akan diinput proses berikutnya oleh komputer. Sementara peralatan yang dapat menghasilkan keempat macam output tersebut dibagi menjadi;

Hard-copy device; alat output yang dapat mencetak tulisan dan gambar di medium keras misalnya kertas maupun film. Output dari piranti ini berwujud permanen dimana contoh dari perangkat ini antara lain printer, plotter dan alat microfilm .

Soft-copy device; alat output yang hanya dapat menampilkan tulisan dan gambar di media lunak misalnya berupa sinyal-sinyal elektronik di monitor. Contoh dari penerapan soft-copy ini bisa Anda dapatkan dari monitor dan speaker.

Drive atau driver device; alat yang dapat merekam simbol maupun format yang hanya bisa dibaca oleh mesin. Umumnya media yang digunakan adalah magnetic disk misalnya pada CD, flashdisk maupun kaset dimana manusia membutuhkan alat untuk dapat meninjau informasi di dalamnya.

Ingin tahu apa penyimpanan canggih era modern ini ? baca Google Drive mesin penyimpanan canggih

Berbagai macam perangkat output ini memiliki karakteristik sendiri dan memudahkan manusia sebagai pengguna untuk menentukan manakah output yang paling dibutuhkan. Misalnya jika ingin menganalisa dokumen secara langsung maka printer dipilih untuk membuat cetakan dokumen. Namun jika ingin menganalisa dokumen di perangkat lain, maka penyimpanan drive bisa dipilih.


Contoh Perangkat Output dan Cara Kerjanya

Pada bagian selanjutnya, kita akan membahas tentang contoh perangkat output dan bagaimana cara kerjanya dalam menampilkan berbagai macam informasi yang dikirim oleh prosesor hingga dapat dikenali oleh indera penglihatan dan pendengaran manusia.

Perangkat ini terdiri atas berbagai macam alat yang mana masing-masing memiliki fungsi spesifik. Setiap fungsi yang dimiliki adalah penting namun demikian tidak semua pengguna selalu menambahkan alat output tertentu pada komputer mereka. Dengan demikian, penggunaan perangkat ini sepenuhnya tergantung kepada preferensi pengguna.


Monitor

Menjadi salah satu perangkat output yang paling umum digunakan dalam sistem komputer saat ini. Alat display ini seakan tidak bisa lepas dari pengembangan komputer bahkan kini ada komputer AiO yang berwujud menyerupai monitor saja namun sudah tertanam komponen proses di dalamnya.

Monitor memiliki fungsi untuk menampilkan bermacam tampilan baik karakter, grafik maupun video dengan cara kerja menampilkan data hasil olahan dari perangkat proses baik itu dari prosesor maupun pemroses grafis. Data dialirkan melalui kabel VGA maupun HDMI dari CPU ke monitor baik itu monitor CRT, LCD maupun LED.


Printer

Seperti namanya, alat ini berguna untuk mencetak (print) data seperti yang dipratinjaukan di layar monitor. Data yang dicetak bisa berupa gambar maupun karakter yang dimuat dalam format dokumen. Setelah dokumen tersebut dicetak, maka data akan lebih mudah untuk dibawa dan dilihat karena sudah memiliki wujud fisik.

Printer termasuk sebagai perangkat output sebab memiliki kemampuan untuk menghasilkan cetakan data yang sebelumnya hanya berupa file. Data dan informasi yang diolah menggunakan software akan diproses dan terbaca oleh printer. Selanjutnya, data tersebut diwujudkan di atas kertas maupun media lain menggunakan tinta, misalnya.

Saat ini, printer mengalami pengembangan yang cukup pesat dan hadir dalam berbagai tipe. Umumnya, printer yang kita jumpai adalah jenis Inkjet yang menggunakan cairan tinta dengan berbagai warna untuk menghasilkan visual menyerupai yang ditampilkan softcopy di monitor.

Selain Inkjet, ada pula teknologi laser jet yang menerapkan kemampuan laser untuk membuat visual sebagaimana aslinya di atas medium. Ada pula printer berjenis dot matrix dan sebagainya yang menggunakan mekanisme lain untuk menghasilkan cetakan yang lebih detail dan akurat namun tetap memperhatikan efisiensi.


Proyektor

Perangkat keluaran ini lebih identik dengan penggunaan bisnis, edukasi maupun multimedia yang membutuhkan banyak audiens. Sangat jarang komputer personal menggunakan proyektor sebagai perangkat output tunggalnya. Alat ini memiliki fungsi yang sama dengan monitor yang dapat memberikan tampilan visual.

Dalam sejarahnya, proyektor awal hanya dapat menampilkan dokumen yang tercetak di atas lembaran transparan yang dipantulkan ke sebuah bidang layar putih yang sangat lebar menggunakan sinar yang sangat kuat . Alat ini dikenal dengan Overhead Projector (OHP) yang tidak membutuhkan komputer untuk mengoperasikannya.

Pada masa pengembangannya, perangkat ini mulai diadaptasi dengan komputer dan dapat menampilkan apa yang sedang dikerjakan oleh komputer ke bidang layar. Tak hanya file dokumen saja, berbagai konten seperti gambar dan video juga dapat ditampilkan oleh proyektor.

Mekanisme yang digunakan proyektor juga mengadopsi sistem OHP yang sama-sama memanfaatkan kekuatan sinar. Hanya saja, sinar yang dimiliki proyektor memiliki definisi tertentu sehingga dapat mewakili warna dan menampilkan bentuk serta karakter. Alat ini umum digunakan di gedung-gedung pertemuan, kantor, ruang kelas dan sebagainya.


Speaker

Perangkat output semacam speaker ini memang tak hanya digunakan untuk sistem komputer saja melainkan juga untuk sistem lain seperti home theatre, tape maupun smartphone. Speaker merupakan alat untuk menghasilkan suara yang didapat dari data digital yang telah diolah oleh prosesor.

Data suara digital sendiri memiliki berbagai macam format dan ekstensi yang hanya dapat dibaca oleh prosesor melalui bantuan software. Selain itu ada pula data suara yang didapat dari masukan seperti microphone. Data tersebut diolah dan kemudian diperdengarkan oleh speaker dan headphone.

Mekanisme speaker ini dimulai dari file suara yang tersimpan di harddisk. Saat Anda mendengarkan suara speaker yang diproduksi sound card, file suara yang memiliki ekstensi .wav maupun mp3 akan dikirim ke bagian sound card untuk diolah.

Selanjutnya, file suara digital tersebut diproses oleh Digital Signal Processing (DSP) dan Digital Analog Converter (DAC ) untuk merubah data berupa sinyal digital tersebut menjadi sinyal analog. Berikutnya, sinyal analog tersebut diperkuat dan diperdengarkan lewat speaker.

Demikianlah penjelasan tentang deskripsi disertai beberapa contoh dan mekanisme kerja perangkat output pada sistem komputer. Dengan memahami lebih baik perangkat ini, Anda dapat menganalisa manakah perangkat yang perlu mendapat prioritas dan bagaimana menangani masalah yang mungkin muncul selama penggunaannya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar