Skip to main content
Si Ipung

follow us

Segera berlangganan !! Akan hadir video dan tutorial menarik dari siipung.com dengan cara Subscribe ke youtube, klik Siipung Channel

×

Pengertian broadcast - sering broadcast ? baca ini dulu

Pengertian broadcast adalah - Berbagai macam peralatan yang dipergunakan oleh manusia saat ini kebanyakan terdiri atas jaringan perangkat yang memiliki kemampuan untuk saling bertukar data satu sama lain.

Dalam pertukaran ini, terjadi proses meminta dan memberi layanan. Dalam teknologi transmisi, jaringan ini terbagi menjadi 2, yaitu jaringan broadcast atau penyiaran dan jaringan point-to-point.


Pengertian Broadcast

Pengertian broadcast adalah metode pengiriman data ke banyak titik penerima secara sekaligus tanpa mempedulikan apakah pihak penerima dalam kondisi siap menerima data ataukah tidak serta tidak memastikan apakah data ini sampai ke penerima ataukah tidak.

Berdasarkan topologinya, penyiaran ini juga terbagi menjadi 3 macam yaitu broadcast domain, broadcast address dan broadcast storm.


Pengertian Broadcast: Domain, Address dan Storm


Pengertian Broadcast Domain

Sesuai dengan namanya broadcast domain, maka topologi jaringan perangkat ini terjadi ketika komputer pengirim data dapat terhubung dengan berbagai perangkat penerima selama perangkat tersebut terhubung ke jaringan (domain) tertentu walaupun memiliki jarak yang sangat jauh.


Pengertian Broadcast Address

Jaringan broadcast address berupa gabungan angka-angka yang kemudian teridentifikasi sebagai sebuah alamat (address). Selanjutnya, alamat tersebut akan terkoneksi ke berbagai perangkat dan membuatnya dapat diakses ketika perangkat terkoneksi ke jaringan.


Pengertian Broadcast Storm

Siaran jenis broadcast storm terjadi ketika terjadi suatu kesalahan dalam sistem jaringan yang digunakan antar perangkat sehingga terjadi lingkaran tak terhingga (looping) yang menyerupai badai.


Sejarah Broadcast

Pada masa awal, aktifitas broadcast ini hanya berupa pengiriman sinyal telegraf melalui gelombang udara menggunakan sandi Morse.

Selanjutnya, sinyal tersebut dikembangkan menjadi sistem telegraf elektrik yang mengirimkan sinyal memanfaatkan tegangan listrik di sepanjang kabel dan dikendalikan oleh alat electro magnet di bagian penerima.

Pada awal 1920an, siaran radio menjadi salah satu alat rumah tangga yang awalnya menggunakan AM dan kemudian FM .

Siaran televisi mulai dikembangkan pada masa yang sama dan mulai dipergunakan secara luas setelah Perang Dunia II menggunakan spektrum jaringan VHF dan UHF . Broadcast satelit diperkenalkan 1960-an hingga menjadi DBS pada 1980-an.

Pada awalnya, setiap penyiaran tersebut menggunakan sinyal analog dimana pada tahun 2000an, pihak-pihak yang menjadi sumber broadcast mulai beralih ke sinyal digital.

Pada umumnya, aktivitas broadcasting pun lebih mengacu kepada transmisi program hiburan dan informasi dari berbagai sumber dan dipancarkan ke publik.

Seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, manusia pun menciptakan lebih banyak perangkat hingga saat ini menyesuaikan dengan kebutuhan hidupnya.

Perangkat yang memanfaatkan sinyal digital tersebut juga dapat menerima broadcast dari penerima tertentu. Contoh dari perangkat ini adalah komputer, laptop, smartphone android ataupun ios dan sebagainya.


Contoh Broadcast Dalam Keseharian

Kemampuan broadcast banyak diimplementasikan dalam dunia telekomunikasi dimana dalam bidang ini, diartikan sebagai proses pengiriman sinyal ke banyak lokasi pengiriman sekaligus menggunakan medium satelit, televisi, radio maupun perangkat komunikasi lain seperti komputer, misalnya;


Broadcast Televisi dan Broadcast Radio

Dari pengertian broadcast diatas sudah dapat dipastikan media televisi serta radio juga termasuk dalam kategori broadcast.

Broadcast diterapkan pada siaran televisi maupun radio dimana dalam sistem ini, pengirim (stasiun siaran) melakukan siaran secara terus-menerus dan tetap memancarkannya tanpa memperhatikan adakah pesawat televisi maupun radio masyarakat yang mengakses (menonton dan mendengar) siaran itu.


Broadcast Jaringan Komputer

Broadcast juga dapat diartikan sebagai bentuk layanan dari perangkat server ke client dengan tujuan menyebarkan data ke banyak komputer client secara sekaligus. Nah, di jaringan komputer kita mengenal IP Broadcast yang biasanya menjadi IP address terakhir dalam suatu network dan tidak dapat digunakan sebagai komputer client.

Broadcast lewat komputer juga bisa loh mneggunakan alat namanya webcam


Fungsi Broadcast Dalam Kehidupan Manusia

Setelah membahas pengertian broadcast serta contoh broadcast, kita perlu juga mengetahui tentang fungsi broadcast dalam kehidupan manusia.

Broadcast menggunakan saluran komunikasi tunggal yang dipakai banyak perangkat terhubung secara bersamaan.

Ketika data berkode khusus ini dikirim, maka data tersebut akan diterima lalu diproses oleh setiap perangkat yang terhubung dalam jaringan.

Dengan kata lain, jaringan ini mentransfer data berupa pesan maupun informasi ke seluruh penerima sekaligus.

Dengan sifatnya yang demikian, maka fungsi utama dari kemampuan broadcast ini dapat diambil contoh dari stasiun radio yang memiliki peran sebagai pengirim informasi dalam keseharian manusia. Maka dapat disimpulkan bahwa fungsi broadcast semacam ini antara lain


Kekuatan Sosial

Program dalam siaran radio dapat mengandung kepentingan baik ataupun buruk terhadap masyarakat. Bermacam acara yang diperdengarkan radio umumnya memperhatikan nilai-nilai yang diinginkan atau dibutuhkan publik. Begitu pula dengan broadcast lain yang dapat memberikan dampak tertentu terhadap publik mengingat informasi dibagikan secara massal


Sumber Informasi

Informasi dapat tersebar dengan cepat melalui broadcast radio. Masyarakat dapat dengan segera mengetahui informasi penting dan berita hanya dengan menyalakan perangkat radio mereka. begitu pula dengan televisi. Tak hanya informasi saja, konten program hiburan dan musik juga banyak diakses oleh masyarakat.

Lihat pula mesin pencari diinternet : search engine


Media Periklanan

Diperdengarkan secara terus-menerus tanpa mempedulikan tanggapan penerima, radio memiliki kemampuan meyakinkan para pendengarnya terhadap suatu produk yang sedang dibahas dalam sebuah program. Dengan demikian, tak menutup kemungkinan bahwa kemampuan broadcast dimanfaatkan untuk kebutuhan komersil seperti advertising.


Media Broadcast dari Waktu ke Waktu

  • Sepanjang sejarahnya, ada beberapa metode yang diterapkan untuk melakukan broadcast konten audio dan video ke publik. Masing-masing metode tersebut menggunakan media broadcast sendiri yang banyak digunakan pada masa tertentu, antara lain
  • Siaran Telepon (1881-1932); Bentuk broadcast elektronis pertama ini diperkenalkan melalui sistem Th√©√Ętrophone (Theatre Phone) yang menggunakan distribusi berbasis perangkat telepon. Sistem ini memungkinkan para pelanggan untuk mendengarkan pertunjukan opera dan teater melalui jaringan telepon yang kemudian berkembang hingga konten hiburan dan berita.
  • Siaran Radio (1906-1920); Sinyal audio dipancarkan oleh pemancar ke udara sebagai gelombang yang kemudian ditangkap oleh sebuah antena dan dikirim ke penerima.
  • Siaran Televisi atau Telecast (1925-1930an); Merupakan sebuah pengembangan dari sistem radio yang menyertakan sinyal video.
  • Radio Kabel (1928) dan TV Kabel (1932); Keduanya sama-sama menggunakan kabel coaxial yang awalnya hanya digunakan sebagai media pemancar untuk kebutuhan pembuatan program di suatu stasiun radio ataupun televisi saja. Media ini kemudian semakin berkembang menjadi lebih luas.
  • Direct-Broadcast Satellite (1974) dan Radio Satelit(1990); Dimaksudkan sebagai media siaran langsung ke rumah-rumah dengan perpaduan antara siaran radio atau televisi biasa dengan satelit khusus.
  • Streaming Web (televisi pada 1993 dan radio pada 1994); Menggunakan gabungan antara siaran dari stasiun televisi atau radio biasa dengan internet radio dan internet television khusus.
  • Siaran Youtube; Kini, setiap orang maupun komunitas dapat membuat akun YouTube dan melakukan broadcast secara langsung dan mengetahui reaksi pemirsa secara langsung. Saat ini, media ini menjadi yang paling populer mengingat mudahnya orang terprovokasi dan berempati terhadap hal-hal baru.

Kelebihan dan Kekurangan Broadcast

Setelah mengetahui pengertian broadcast, Anda tentu dapat memahami karakteristik yang dimilikinya sehingga sistem ini hadir dengan kelebihan dan kekurangannya, antara lain;


Kelebihan Broadcast

  • Tak terbatas jarak; menggunakan berbagai macam piranti mahal di bagian pemancar maupun medium, data dapat dijangkau perangkat penerima baik di tempat yang sama ataupun tempat lain yang sangat jauh jaraknya.
  • Tak terbatas waktu; juga dikarenakan hardware spesifik, server misalnya, perangkat penerima bisa mengakses data kapan saja dan dimana saja selama perangkatnya terhubung ke jaringan.
  • Keamanan yang lebih kompleks; dalam jaringan komputer misalnya, sistem keamanan di Access Point (AP) dipastikan lebih rumit dan tidak akan terganggu dengan mudah.
  • Pengaturan yang lebih mudah; dalam sistem broadcast jaringan komputer, AP dapat memberikan informasi status ketersediaannya kepada komputer client yang ada dalam jaringannya. Tentunya hal ini akan memudahkan pengguna.
  • Kesetaraan transfer rate antar perangkat; selain dapat mengirim data sekaligus ke banyak penerima, kecepatan transfer yang diterima masing-masing komputer client juga setara.

Kekurangan Broadcast

  • Mahalnya biaya sebagai penyedia layanan; untuk menyediakan layanan, dibutuhkan piranti yang tidak murah. Misalnya untuk komponen canggih, peralatan untuk menyediakan jaringan, perawatan komputer maupun perangkat server dan lainnya.
  • Ketergantungan pada pihak penyiar; Apabila pihak server, stasiun TV, stasiun radio ataupun komputer induk misalnya, sedang mengalami masalah, maka client, pesawat TV, radio maupun komputer client tidak dapat mengakses data.
  • Pemeliharaan rutin; agar selalu dapat memancarkan layanannya, maka server seperti stasiun TV/ radio dan AP memerlukan pemeliharaan. Hal ini untuk mencegah gangguan teknis maupun serangan pihak yang tak bertanggung jawab

Dampak Sosial Broadcast Terhadap Masyarakat

Broadcast banyak diterapkan pada media massa seperti televisi dan radio dimana kedua perangkat ini seakan menjadi barang yang wajib ada di setiap rumah. Meskipun demikian, posisi kedua perangkat ini sudah mulai tergeser oleh keberadaan komputer PC, laptop dan smartphone. Media broadcast ini pun memberikan dampak sosial terhadap masyarakat.

Dengan karakteristik dan berbagai kelebihan dan kekurangannya, serta dari pengertian broadcast yang menyiarkan suatu data, broadcast memiliki dampak sosial terhadap masyarakat.

Dampak yang diberikan pun bisa bersifat negatif maupun positif terhadap kesehatan sosial masyarakat. Hal ini karena media broadcast tetaplah berfungsi sebagai alat dimana manusialah yang menciptakan dan menggunakannya.

Beberapa efek positif yang dapat dipetik dari penyiaran ini antara lain;

  • Sebagai sarana untuk mendapatkan hiburan dengan lebih mudah dan murah
  • Sebagai media persebaran informasi, pengetahuan dan pendidikan, serta
  • Sebagai wadah aksi sosial masyarakat

Di sisi lain, broadcasting juga menyimpan efek buruk apabila digunakan dengan tidak bijaksana, antara lain;

  • Mempengaruhi moral dan budaya melalui masuknya konten internasional
  • Membuang banyak waktu produktif yang justru digunakan untuk terlalu banyak menikmati konten
  • Mengganggu perkembangan otak manusia

Pada dasarnya, broadcast ini masih termasuk dalam kegiatan komunikasi, dimana komunikasi sendiri merupakan salah satu cara untuk melakukan diseminasi. Penyebaran informasi ini lebih menekankan kepada informasi dari sebuah sumber yang kemudian disebarluaskan ke banyak pemirsa tanpa memberikan peluang terjadinya dialog di dalamnya, seperti pada siaran TV dan radio.

Dengan demikian, informasi yang didapat dari sumber tersebut sangat mungkin diubah, dikurangi dan dilebih-lebihkan sehingga menjadi kurang relevan dengan pesan aslinya. Modifikasi terhadap informasi yang disiarkan ini bisa saja dilakukan oleh berbagai pihak dengan tujuan tertentu, tujuan sosial misalnya. Namun tentu saja, ini bukanlah prinsip dasar komunikasi yang sehat.

Tidak ada cara pasti untuk menebak bagaimana cara publik maupun pemirsa di dalam menyerap informasi yang disiarkan tersebut. Bagaimanapun, masyarakat bebas untuk memilih apa yang akan dilakukannya, apakah ia akan terus menyimak, menganalisa atau bahkan mengabaikan siaran tersebut.

Dampak lain yang juga bisa dipicu oleh broadcast radio dan televisi adalah kemampuannya dalam mengumpulkan orang-orang dari berbagai kriteria tertentu misalnya dari kategori usia, gender, minat dan lain sebagainya. Orang-orang ini kemudian menjadi target audiens.

Sebuah stasiun radio, misalnya, bisa membuat para remaja mendengarkan siaran mereka pada jam tertentu dengan menyiapkan program yang dapat menarik perhatian anak usia remaja tersebut. Misalnya adalah dengan membuat program musik favorit dengan penyiar yang sesuai gaya bahasanya dan materi pembahasan yang relevan pula.

Dengan demikian, persebaran informasi pun menjadi lebih terarah dan sistematis. Selain bisa dijadikan target marketing, hal semacam ini juga dapat mempengaruhi perilaku sosial audiens. Sebab mereka lebih mudah terpapar oleh apa yang diinginkan oleh pihak broadcaster, terlepas itu hal baik ataupun buruk. Seperti yang dilihat pada media sosial berbagai konten saat ini.

Itulah penjelasan tentang pengertian broadcast dan seluk beluk tentang broadcast. Semoga dapat memberikan manfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar