Skip to main content
Si Ipung

follow us

Segera berlangganan !! Akan hadir video dan tutorial menarik dari siipung.com dengan cara Subscribe ke youtube, klik Siipung Channel

×

Pengertian pamflet adalah - contoh pamflet dan jenis pamflet

Kata selebaran atau pamflet adalah tulisan yang bisa ditambah dengan gambar ataupun tanpa gambar,

Agar bisa dikategorikan sebagai pamflet, UNESCO menjabarkan apa keperluan publikasi yang bisa terdiri dari 5 hingga 48 halaman tanpa adanya sampul, dan bila lebih dari itu maka disebut dengan buku.

Pamflet adalah media yang paling sering digunakan untuk membulatkan sebuah ide politik, agama, ataupun berita dan iklan agar bisa dilihat banyak orang. Sebelum kita memasuki fungsi dan tujuan pamflet ini, ada baiknya bila anda mengerti dahulu apa itu pamflet dan apa perbedaannya dengan brosur.

Pastinya anda pernah melihat atau mungkin membaca tulisan yang ada di pinggir jalan, atau mungkin anda pernah mendapatkan selebaran yang dibagi-bagikan oleh orang-orang di tempat umum. Hal tersebut bukan tanpa adanya tujuan, mereka melakukan hal itu untuk tujuan promosi produk yang dimilikinya.

Dalam penulisan pamflet adalah berupa tulisan dan gambar, namun banyak pula orang yang mengisi pamflet dengan tulisan saja.


Pengertian Pamflet

Pamflet adalah media berupa tulisan yang membahas mengenai sebuah informasi yang didalamnya terdiri dari tulisan dan gambar, umumnya informasi ini dicetak dalam sebuah selebaran dan tidak dijilid maupun dibukukan.

Lihat juga : apa itu grafis

Dalam pamflet sendiri tak diwajibkan adanya gambar, umumnya gambar ini hanya dijadikan sebagai alat untuk menarik minat orang-orang agar mau membaca isi pamflet. Umumnya pamflet digunakan sebagai media promosi, dimana perusahaan yang ingin memperkenalkan produk barunya kepada masyarakat.

Itulah pengertian pamflet secara umum yang bisa kita ulas. Secara khusus, tidak ada pengertian pamflet menurut para ahli. Namun menurut kamus besar Bahasa Indonesia, Pamflet adalah selebaran yang bisa memberikan informasi kepada pembaca mengenai produk yang ada didalamnya


Fungsi Pamflet

Banyak sekali orang yang menggunakan pamflet sebagai sarana promosi karena biaya yang diperlukan cukup murah dan tidak terlalu mahal, yang dibutuhkan hanya keterampilan dalam berbahasa dan mampu menarik minat pembaca.

Sebagai contoh pamflet yang berisi tentang promosi, pamflet tersebut haruslah memiliki tujuan yang memberikan informasi akan produk yang dijual. Berbeda lagi dengan pamflet yang berisi agama, biasanya diisi dalam lomba tersebut membahas akan ilmu-ilmu agama.

Pamflet sendiri memiliki fungsi serta tujuan untuk menyampaikan sebuah pesan ataupun informasi kepada pembaca, seperti contoh pamflet untuk penawaran produk, sosialisasi sebuah kegiatan, pengumuman keagamaan dan masih banyak lagi.

Dalam penggunaan pamflet adalah dinilai sangat efisien dalam melakukan kegiatan promosi. Pasalnya dengan melakukan promosi menggunakan pamflet akan menghemat anggaran pengeluaran dan proses pembuatannya pun cukup mudah.

Menarik atau tidaknya sebuah pamflet itu tergantung pada keterampilan berbahasa yang digunakan penulis maupun si pembuat pamflet.

Karena alasan ini mengapa pamflet harus dibuat semenarik mungkin sehingga mampu menarik minat pembaca. Itulah pengertian pamflet serta fungsi pamflet, masih ada banyak lagi penjelasannya anda simak agar anda benar-benar paham dengan pamflet.


Tujuan Pamflet

Tujuan dari penggunaan pamflet adalah berbeda-beda, sehingga satu sama lain tidak bisa disamakan karena ada banyak sekali jenis penggunaan dan tujuannya.

Anda tidak bisa menyamakan pamflet yang berisi tentang promosi dengan pamflet yang berisi tentang agama, pasalnya dalam pamflet yang berisi promosi akan membahas informasi produk yang dijual. Sedangkan untuk pamflet yang berisi agama maka yang dibahas mengenai pelajaran maupun ilmu yang berkaitan dengan agama.

Secara umum tujuan pamflet adalah :

  1. Sebagai sarana promosi
  2. Memberi pembelajaran atau informasi

Ciri - ciri Pamflet

Agar anda semakin paham dan bisa membedakan antara pamflet dan brosur, maka anda perlu mengetahui ciri-ciri pamflet. Berikut ini ciri-ciri pamflet.

Pamflet memiliki ciri-ciri yang cukup banyak, sehingga Anda bisa mudah mengenali pamflet dan bisa membedakan dengan brosur.


1. Gaya bahasa

Umumnya pamflet memiliki tulisan dengan gaya bahasa yang singkat, artinya tulisan yang berada dalam teks tersebut berisi dengan bahasa yang tidak bertele-tele sehingga mudah untuk dipahami pembacanya.

Dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, tentunya pamflet akan mampu mengajak pembaca untuk membeli produk atau ikut dengan kegiatan yang dilakukan.


2. Bahasa persuasif

Bahasa yang digunakan dalam pamflet adalah bahasa persuasif , sehingga tulisan yang berada di dalam pamflet tersebut mampu mempengaruhi pembaca sehingga mau melakukan hal seperti yang ada dalam pamflet tersebut.

Sebagai contoh pamflet yang berisikan promosi, tentu gaya bahasanya mengajak pembaca untuk membeli produk tersebut. Pastinya semakin mudah dipahami bahasanya, maka pembaca semakin tahu maksud dari tulisan pamlet tersebut.


3. Informasi

Informasi yang dimuat di dalam sebuah pamflet adalah informasi yang aktual, atau pula informasi yang berkaitan dengan hal-hal yang baru atau yang tengah trend.

Selain itu informasi yang diberikan umumnya informasi yang banyak dibutuhkan masyarakat di wilayah tersebut, sehingga pamflet mampu mendeskripsikan kebutuhan pembaca dan bisa mengajak pembaca untuk mengetahui cara penyelesaiannya.


4. Gambar

Pamflet juga terkadang berisi dengan gambar yang ada sangkut pautnya dengan informasi yang diberikan, tujuannya untuk memancing pembaca serta membuat pembaca semakin paham dengan apa yang diharapkan penulis pamflet.

Sebagai contoh, pamflet yang berisi dengan kegiatan anak-anak maka gambar yang dipajang merupakan gambar yang banyak disenangi anak-anak seperti halnya tokoh kartun dan sebagainya.

Ini merupakan ciri khas dari pamflet, agar anda menjadi semakin paham berikut ini cara yang bisa anda lakukan untuk membuat pamflet yang baik dan tepat sasaran.


Cara Membuat Pamflet

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika ingin membuat pamflet adalah menentukan isi pamflet tersebut, pastikan anda merangkai kalimat yang akan anda sampaikan.

Hindari penggunaan target yang terlalu banyak, karena hal itu akan menghancurkan fokus pesan yang ingin anda sampaikan di mata pembaca.

Tuliskan informasi singkat mengenai organisasi anda, hal ini untuk membuat pembaca yakin bahwa organisasi anda merupakan organisasi yang baik dan memiliki produk yang bagus.

Menentukan permintaan aksi, dimana hal ini merupakan harapan anda akan pembaca. Seperti contoh anda mengharapkan suara dari masyarakat, atau mengharapkan produk anda dibeli oleh pembaca.

Memang setiap orang memiliki cara masing-masing dalam mempromosikan produknya, namun ini merupakan langkah yang pastinya perlu anda fikirkan untuk dilakukan.

Dalam menentukan pamflet sendiri, anda harus mempertimbangkan jenis pamflet seperti apa yang akan anda gunakan.

Setelah semua rancangan selesai anda tinggal mendesainnya, banyak sekali perangkat lunak untuk mendesain pamflet, contoh software mendesain pamflet adalah adobe illustrator dan corel draw. Atau jika anda tidak mahir dalam desain grafis tinggal mengunjungi jasa pembuatan pamflet.

Jika kamu desainer grafis baca : prinsip desain grafis  yang wajib diketahui

Dibawah ini contoh pamflet yang banyak digunakan, dimana anda bisa menggunakannya sebagai contoh untuk menentukan pamflet anda.

Jenis Pamflet dan Contoh Pamflet

Berikut ini contoh - contoh pamflet beserta penjelasannya.


1. Pamflet politik

Pamflet politik adalah sebuah pamflet yang isinya membahas mengenai kegiatan politik, seperti contoh saat kampanye yang memiliki tujuan untuk mengajak pembaca sehingga mau memilih calon ataupun partai yang ada di dalam pamflet tersebut. Umumnya pamflet ini akan mudah anda temui ketika hendak dilakukan pencoblosan, contohnya seperti pemilu ataupun pilihan lurah.


2. Pamflet Niaga

Pamflet Niaga ini merupakan sebuah pamflet yang dibuat dengan tujuan perdagangan. Di dalam pamflet ini akan memuat sebuah produk yang ditawarkan oleh penjual, umumnya pada pamflet ini juga akan disertai dengan pemberian diskon yang besar ataupun bonus yang menarik hingga pembeli tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan pada pamflet.


3. Pamflet pendidikan

Pendidikan merupakan pamflet yang dibuat untuk membagikan informasi yang ada kaitan nya dengan Pendidikan, seperti contoh pada sebuah seminar pendidikan, lomba pendidikan, ataupun kegiatan lainnya yang masih berkaitan dengan pendidikan.


4. Pamflet kegiatan

Pamflet kegiatan ini merupakan sebuah pamflet yang dibuat dengan tujuan penyampaian informasi mengenai sebuah kegiatan, tujuannya agar pembaca mau untuk bergabung pada kegiatan yang akan diselenggarakan tersebut. Contoh kegiatan yang bisa menggunakan pamflet banyak sekali, mulai dari kegiatan keagamaan, kegiatan seminar, kegiatan pendidikan, walaupun kegiatan lainnya.

Itu merupakan contoh - contoh dari pembagian pamflet, anda bisa mengembangkan sehingga pamflet yang akan anda buat bisa memiliki kualitas yang baik dan mampu mengajak pembaca untuk ikut dengan tujuan yang anda inginkan yang sudah tertulis pada pamflet tersebut.

Namun dengan tren penggunaan pamflet saat ini, juga banyak masyarakat yang merasa bingung dalam membedakan antara “pamflet” dengan “brosur”. Pasalnya kedua media ini ini merupakan media yang digunakan untuk promosi, dan tentu hal ini ini akan membuat masyarakat menjadi bingung dalam membedakannya,


Perbedaan Pamflet dan Brosur

Brosur dan pamflet adalah 2 media promosi yang banyak digunakan oleh perusahaan ataupun organisasi. Meskipun kedua media promosi ini memiliki fungsi yang sama, namun kedua media ini memiliki perbedaan.

Agar anda tak kebingungan lagi untuk membedakan kedua jenis media promosi ini, berikut ini akan kami jelaskan perbedaan dari kedua media promosi ini.


1. Brosur

Brosur adalah media promosi yang banyak digunakan perusahaan, pasalnya media promosi ini mampu memberikan informasi secara detail akan produk serta jasa yang diberikan.

Umumnya brosur ini diberikan oleh perusahaan melalui salesman, agen penjualan maupun produsen kepada pelanggan yang tertarik untuk menggunakan produk yang ditawarkan. Brosur dan pamflet memiliki ukuran yang sama, hanya saja brosur bisa dilipat dan dijilid.


2. Pamflet

Pamflet adalah selebaran kertas yang dikemas dengan cara dilipat dan saling berhubungan satu dengan lainnya, umumnya pamflet tidak memiliki cover dan juga tidak dijilid.

Pamflet ini biasa digunakan sebagai media untuk membagikan informasi edukasi untuk menghibur, pamflet memiliki desain yang cukup menarik dan sangat cocok untuk digunakan sebagai media promosi produk.

Jadi kesimpulannya, pamflet dan brosur ini memiliki fungsi yang sama Dalam memberikan informasi. Hanya saja pamflet dan brosur ini memiliki perbedaan dari segi penggunaannya.

Apabila brosur dipakai untuk salesman sebagai penarik minat pelanggan, pamflet digunakan untuk memberikan edukasi terhadap pelanggan Dan juga media untuk mempromosikan sebuah produk.

Jadi bila anda ingin melakukan promosi kepada pembaca tanpa harus menggunakan salesman, anda bisa memilih pamflet. Namun bila anda merupakan salesman yang ingin menyampaikan produk anda secara langsung, maka brosur akan menjadi media promosi yang paling tepat.

Demikian artikel mengenai pengertian pamflet, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu anda untuk memahami dan tahu perbedaannya. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar