Skip to main content
Si Ipung

follow us

Contoh hardware dan fungsi hardware setiap contohnya

Contoh Hardware, Pengertian, dan Fungsi yang Menyusun Komputer Personal
Apakah Anda pernah mendengar atau membaca istilah hardware?

Istilah yang juga memiliki singkatan H/W ini memang akrab bagi mereka yang memiliki profesi di bidang teknologi maupun rancang bangun.

Dalam artikel ini, kita tidak akan membahas pengertian dan contoh hardware hubungannya dengan bangunan ataupun industri, melainkan membahas tentang komputer.


Pengertian Hardware

Pengertian dari istilah hardware pada komputer mengacu kepada berbagai macam piranti maupun komponen dalam suatu PC yang dapat dilihat kasat mata dan juga dapat diraba langsung.

Dengan kata lain, hardware adalah bagian-bagian penyusun komputer yang memiliki bentuk nyata. Piranti ini dapat Anda pegang secara langsung, kebalikan dari software .

Hardware dalam konteks teknologi mengacu pada elemen fisik yang memiliki wujud nyata yang menyusun suatu komputer maupun sistem elektronik lain. Benda-benda yang termasuk ke dalam hardware komputer sendiri antara lain monitor, hard drive, memori dan CPU.

Dalam pengoperasiannya, hardware bekerjasama dengan firmware dan software untuk dapat digunakan.

Hardware yang berada di dalam sebuah CPU (Central Processing Unit) komputer yang memastikan fungsionalitas sistem disebut dengan komponen. Sementara hardware eksternal yang tidak begitu berpengaruh terhadap fungsionalitas komputer disebut dengan periferal.

Hardware sendiri hanyalah sebuah bagian dari sebuah sistem komputer, dimana diperlukan suatu firmware yang ditanamkan ke dalam hardware tersebut. Firmware akan mengendalikan hardware tertentu pada komputer secara langsung. Ada pula software yang beroperasi memanfaatkan firmware untuk mempekerjakan hardware.

Lebih lengkap lihat pengertian Hardware


Fungsi Hardware Dalam Sistem Komputer

Seperti yang telah disebutkan, hardware merupakan komponen dan periferal dalam sistem komputer yang memiliki bentuk nyata dan memiliki fungsi spesifik. Setiap hardware yang terpasang pada komputer memiliki fungsi berbeda. Namun demikian, secara umum fungsi utama hardware antara lain;

Perangkat Input ; beberapa hardware memiliki fungsi khusus hanya menerima masukan dari pengguna (baik oleh manusia maupun dari perangkat lain). Masukan ini kemudian akan diteruskan ke prosesor untuk diolah menjadi informasi baru. Contoh hardware ini antara lain keyboard, mouse, microphone, webcam ataupun touchpad.

Pengolah Data (Processor) ; hardware dalam kategori ini memiliki fungsi untuk mengolah atau memproses masukan menjadi informasi baru. Untuk contoh hardware ini adalah microprocessor maupun processor grafis.

Perangkat Output ; data baru yang telah diproses selanjutnya akan dikirimkan ke hardware output agar dapat dilihat dan didengar oleh user. Selain itu, data hasil olahan juga bisa digunakan oleh perangkat lain. Monitor, speaker, headphone ataupun printer menjadi contoh hardware dengan fungsi output ini.

Menyimpan Data (Storage) ; data keluaran dari komputer bisa disimpan di dalam perangkat penyimpanan komputer. Hardware yang memiliki fungsi menyimpan data ini tak hanya terpasang dalam komputer saja, namun ada pula yang dapat dipasang di luar komputer. Contoh dari hardware ini antara lain HDD,SSD, flashdisk maupun MicroSD.

Selain keempat fungsi utama di atas, masih ada lagi fungsi lain yang bisa ditawarkan oleh hardware. Misalnya adalah fungsi utilitas atau perawatan yang berguna untuk menjaga kinerja komputer tetap stabil dari waktu ke waktu atau melindungi dari ancaman lingkungan. Contoh hardware ini biasanya UPS ataupun stavolt.


Penjelasan Jenis Hardware Berdasar Fungsi Utama

Jika Anda sudah memiliki gambaran tentang fungsi hardware di atas, maka kini Anda dapat lebih mudah memahami tentang jenis hardware berdasar fungsi utama yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem komputer, antara lain hardware jenis;


Input Device

Dalam bahasa Indonesia, input device dapat diartikan sebagai perangkat masukan. Dengan kata lain hardware ini memiliki fungsi untuk menangkap data atau informasi dari pengguna agar dapat dimasukkan ke komputer. Nah, data yang didapat ini bisa berupa gambar, teks, audio maupun video. Contoh hardware jenis input ini diantaranya keyboard, mouse, microphone maupun webcam.

Apa saja sebenarnya  perangkat input  itu ? klik link tersebut


Processing Device

Jenis hardware ini memiliki fungsi sebagai pengolah berbagai data yang telah dimasukkan ke dalam komputer. Karena memiliki kemampuan untuk mengolah sesuatu, maka hardware ini sering diibaratkan sebagai otak komputer. Namun, data yang diolah oleh prosesor ini belum bisa dilihat dan didengar secara langsung oleh manusia. Contoh hardware ini diantaranya prosesor, VGA dan RAM.


Output Device

Hardware dari jenis ini memiliki fungsi melakukan reproduksi data olahan prosesor agar dapat diterima oleh indera manusia atau dapat digunakan oleh perangkat lain. Hardware ouput device ini contohnya adalah monitor, proyektor, printer maupun speaker.

Lihat juga tentang  perangkat output


Storage

Alat jenis ini memiliki fungsi menyimpan data dan informasi dalam bentuk file digital. Hardware ini berada di dalam CPU untuk menyimpan sistem operasi, software dan konten pengguna. Ada pula penyimpanan di luar komputer yang lebih portable. Contoh storage antara lain harddisk, solid state disk, flashdisk maupun compact disk.


Periferal

Hardware yang bisa dikatakan sebagai tambahan yang memiliki fungsi menambahkan fungsionalitas tertentu yang sebelumnya tidak dimiliki oleh komputer. Modem eksternal adalah contoh periferal yang dapat memberikan kemampuan komputer untuk terhubung ke internet. Tanpa modem, komputer masih tetap bisa digunakan, meskipun ia tidak terhubung ke jaringan internet.

Itulah 5 jenis hardware secara umum yang biasa Anda jumpai pada sistem komputer personal maupun kantor beserta beberapa contoh untuk memudahkan Anda membedakan jenis hardware.


Contoh Hardware dan Fungsinya

Apabila penjelasan di atas dirasa masih kurang memuaskan Anda, silahkan lanjutkan membaca beberapa contoh hardware komputer berikut;


Hardware Input

Keyboard memiliki banyak tuts yang mewakili masukkan huruf, angka dan simbol. Alat ini juga memungkinkan terjadinya interaksi antara pengguna dengan komputer. Alat ini menerima input berdasarkan tuts (tombol) yang ditekan.

Mouse sebagai alat yang mewakili gerakan kursor (penunjuk) di layar monitor dilengkapi dengan setidaknya 2 tombol dan penggulung untuk memungkinkan interaksi. Alat ini menggunakan sensor optic dan trackball untuk memperhitungkan arah.

Touchpad seperti pada laptop yang memiliki fungsi yang sama seperti mouse yaitu menggerakkan kursor dan berinteraksi menggunakan sentuhan jari dan klik.

Scanner memiliki kemampuan untuk merubah visual dokumen maupun foto menjadi file digital.

Mikrofon dapat merubah getaran suara yang dihasilkan manusia menjadi sinyal yang dapat diterima oleh sound card sehingga dapat diolah oleh prosesor.


Hardware Process

Hardware Process menjadi tempat segala macam data yang diterima diproses oleh komputer sehingga data tersebut dapat didistribusikan ke perangkat output yang memiliki kemampuan untuk mereproduksinya. Di dalamnya terdiri atas komponen proses seperti halnya;

Prosesor menjadi tempat dimana setiap data yang diterima oleh komputer akan diolah dan didistribusikan ke perangkat output yang relevan.

Video Graphics Array (VGA) Card yang juga sering disebut dengan video card ini berfungsi mengolah data grafis yang kemudian ditampilkan ke layar monitor.

Power Supply yang merubah arus listrik dari PLN agar sesuai dengan kebutuhan berbagai macam komponen dan periferal komputer. Dalam komponen ini, terjadi suatu pengolahan dimana arus listrik akan disesuaikan kemudian didistribusikan sesuai dengan komponen yang akan menerimanya.

Memori (RAM/Random Access Memory) yang memiliki fungsi untuk menyimpan data-data sementara yang dibutuhkan untuk menjalankan pemrosesan. Memory juga memasok data-data yang dibutuhkan oleh prosesor lebih cepat agar segera dapat diolah menjadi data baru.

Motherboard merupakan papan sirkuit yang menjadi tempat bermacam komponen penting komputer saling terhubung dan dikelola. Motherboard menaungi HDD, memori, prosesor, kartu grafis hingga komponen penting lain.


Hardware Output

Monitor berupa layar yang dapat menampilkan berbagai macam data yang telah diolah oleh prosesor dan VGA sehingga pengguna dapat meninjaunya lalu menentukan apa yang ingin dilakukan selanjutnya.

Speaker merupakan transducer yang dapat merubah sinyal dari data olahan prosesor dan software menjadi frekuensi audio dengan cara menggetarkan membran melalui prinsip kerja elektromagnetik.

Printer memiliki kemampuan untuk menggerakkan kertas maupun medium cetakan lain untuk membuat cetakan gambar maupun dokumen seperti yang ditampilkan pada layar monitor.

Proyektor memiliki fungsi yang tak jauh berbeda dari monitor namun bedanya alat ini menerapkan proyeksi pada bidang lain sebagai layarnya.


Hardware Storage

Hard Disk Drive (HDD) merupakan penyimpanan paling umum yang digunakan di dalam sistem komputer dengan fungsi menyimpan data baik berupa sistem operasi, software dan konten milik pengguna. Benda ini memiliki cakram yang dapat berputar dengan sangat cepat di dalamnya sehingga saat bekerja dapat menghasilkan panas.

Media penyimpanan masa kini Google Drive

Solid State Disk (SSD) sama halnya dengan HDD, benda penyimpanan ini juga mampu menyimpan file dalam komputer. Bedanya alat ini tidak menggunakan cakram sebagai metode penyimpanannya dan kecepatannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan HDD.

Flash Disk menggunakan cara kerja yang hampir sama dengan SSD namun memiliki kapasitas yang umumnya lebih kecil dan lebih memperhatikan durabilitas dan portabilitas. Alat ini biasa digunakan untuk memindah data antar komputer atau membuat salinan data penting.

Optical Disk merupakan media simpan data yang bekerja menggunakan optik laser dengan medium Compact Disk (CD) ataupun Digital Versatile Disk (DVD).


Hardware Periferal

Modem merupakan alat yang menunjang kemampuan komunikasi untuk merubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya. Alat yang biasanya berada di luar CPU ini memungkinkan komputer tersambung ke jaringan internet menggunakan kabel maupun nirkabel.

Sound Card merupakan sebuah perangkat keras dalam sistem komputer yang memiliki fungsi untuk menghasilkan bunyi dan suara sekaligus mampu menangkap dan merubah suara menjadi sinyal digital.

Sebelumnya, penggunaan Sound Card hanyalah untuk pelengkap sistem komputer saja. Akan tetap seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks, kini alat ini seakan menjadi periferal wajib yang harus terpasang dalam komputer.

Dari cara pemasangan, sound card sendiri dapat dibedakan menjadi;

  • Sound Card Onboard yang terpasang menempel secara langsung dan permanen di motherboard
  • Sound Card Offboard yang terpasang pada slot ISA/PCI motherboard, dan
  • Soundcard External yang penggunaannya hanya disambungkan ke komputer memanfaatkan port seperti USB dan FireWire.

Bagaimana, setelah membaca tentang pengertian, fungsi dan contoh-contoh hardware di atas, sudahkan Anda memiliki gambaran tentang apa itu hardware yang terpasang di komputer personal di kamar ataupun kantor Anda. Atau sudahkah periferal yang Anda butuhkan terpasang di komputer?

Semoga dengan penjelasan terkait hardware ini, Anda dapat memahami tentang benda apa saja yang menyusun sistem komputer dan menganalisa untuk troubleshooting komputer sederhana yang mungkin terjadi sehari-hari. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar